[Syair]: 2x9 BLAS/SST-DPR/IslamUmum/BALAR14/2019
Synopsis
Naskah ini memiliki kode digitalisasi BLAS/DPS SST/IU/BALAR 14/2019. Naskah dalam kondisi cukup baik dan masih utuh. Keseluruhan naskah beraksara Jawa. Sampul naskah terbuat dari kertas Daluang agak tebal dan dijilid dengan jahitan benang. Naskah terdiri atas 8 kuras, ditulis menggunakan tinta lokal warna hitam dan merah. Dari kolofon tidak diperoleh informasi judul naskah, nama pengarang dan penyalin/penulis, serta tahun penyalinan dan penulisan naskah. Bentuk aksara Jawa yang digunakan dapat diperkirakan bahwa naskah ini berasal dari Madura. Apabila melihat dari catatan yang ada di dalam naskah, kemungkinan naskah ini berasal dari akhir abad ke-19 (lihat angka tahun 1893, 1894, dan 1895, yang dapat dijadkan sebagai petunjuk). Nama Pah Bukir sebagai penulis aksara Jawa (anurat caraka) belum dapat dipastikan sebagai nama penulis teks ini. Bentuk aksara Jawa hasil tulisannya sangat berbeda dari bentuk aksara yang digunakan untuk menulis teks. Catatan itu kemungkinan adalah tambahan.Naskah ini merupakan 1 dari 17 naskah aset bangsa yang diselamatkan pihak Bea Cukai Indonesia karena ditengarai akan dijual ke luar Indonesia. Kemudian naskah diserahkan dan disimpan di Balai Arkeologi Bali.
Naskah no. 14 belum dapat di tentukan isinya karena keterbatasan informasi.Teks yang diawali dengan pupuh bertembang Asmaradana (atau Puh Kasmaran) merupakan ciri teks dari tradisi Giri, kawasan pesisir sekitar Gresik dan Surabaya, Jawa Timur, sekarang.Oleh karena tidak diketahui informasi deskripsi secara jelas, maka naskah ini dimasukkan dalam klasifikasi Islam Umum.
Kutipan awal naskah: (1) // ● // ● // ● // puḥ kasmaran‧ // ● // (2) bismillah iṅsun mamiti, haně (3) bb̈ ot namanniṅŋ alla, kaṅ muraḥ (3) hiṅ dunyaḥ ṛkke, rakimm asiḥ (4) hiŋ akirat‧, laŋgěṅ makaḥba (5) taba, haṅganda ri kawlěsṣ ayu (5) n‧, hiŋapuraḥ hiṅkaṅ dusa // (6) hiṅkaṅ winoṙ wi kakawin‧, haně # (7) bb̈ ot namanniṅ puṙba, paŋiranniṅŋ a
Kutipan akhir naskah: (1) // ● // ● // puḥ haṙtati // ● // kramaḥ lumaku kwa (2) waṙ paranniḥ ri maraŋ katun disa riṅ hawan‧ ka (3) ppyara myaṅ sisiriŋikwe gěṅ lulwa katěmmu (4) tiṙtaḥ tibya linojannasṣiṙ taṙwaḥ gěṅ (5) lit tinuras‧ lib těllaga rum ru tunjuṅnya nara (6) ktak pějaḥ pamawahi bramara jarahan‧ muṅ (7) musiṙ guṙnita maya sapda // ● // lasminniṅ sura
Kolofon:
(1) # # # # # # # # # # # # # # # # # #;
(2) hiṅ niṅ ciṅ riṅ kiṅ diṅ tiṅ siṅ wiṅ liṅ piṅ ḍiṅ jiṅ
(3) yiṅ nyiṅ iṅ miṅ giṅ biṅ ṭiṅ ŋiṅ
(4) guṅguṅ 1893 1894 1895
(5) paḥ bukiṙ taṅguṅ hanurat‧
(6) carakaḥ
2x9 | BLAS/SST-DPR/IslamUmum/BALAR14/2019 | Jawa Jawa Pesisir/Jawa Timuran | Prosa | 172/14 | 22 x 16 cm | 16 x 11,5 cm | Daluang | - | - | Balai Arkeologi Prov. Bali | Balai Arkeologi Prov. Bali, Denpasar
Published
Categories
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.