Kitab Rukun Islam dan Iman: 2X4 BLAS-23/PKL/Fikih/AS.02/2020

Authors

admin

Keywords:

Kitab Rukun Islam dan Iman, Rumah Asep Saefullah Paesan Kedungwuni Pekalongan, arab, litbang, kemenag, blas

Synopsis

Kode Nomor: PKL/Fikih/AS.02/2020 | Judul: Kitab Rukun Islam dan Iman | Pengarang: - | Penyalin:- | Tahun Penulisan:- | Tahun Penyalinan:- | Tempat Penyimpanan: Rumah Asep Saefullah Paesan Kedungwuni Pekalongan | Asal:Koleksi Asep Saefullah | Pemilik:Asep Saefullah | Jenis Alas Naskah:Kertas Eropa | Kondisi Fisik:Fisik mulai rapuh, teks masih terbaca | Watermark dan Countermark: - | Panjang×Lebar Naskah (cm):21×17  | Panjang×Lebar Teks (cm):14×10 | Jumlah Garis Tebal dan Tipis: - | Garis Panduan: - | Jumlah Kuras: - | Jumlah Halaman:260 halaman | Jumlah Baris/Halaman:6 dan 15 baris/halaman | Penomoran Halaman: - | Kata Alihan: ada | Bahasa:Arab | Aksara:Arab | Jenis Khat:Naskhi | Warna Tulisan: hitam | Kolofon: - | Iluminasi: - | Ilustrasi: - |

 

Baris awal teks: wa al-ṣifāti wa al-af’āli subhāna wa ta’ālā ‘an mā yaqūlu al-ẓalimūn.

Baris akhir teks: wa lam yumkinu wa yajhaluhu al-ma’mūmu fakadhālika al-khāmisatu an yaqdira.

Ringkasan isi teks: Teks berbentuk natsar menjelaskan tentang makna rukun Islam dan rukun Iman. Setiap pergantian bahasan ditandai dengan kata faṣlun yang ditulis dengan tinta merah. Di beberapa halaman buku terdapat catatan pinggir yang dibuat oleh penulis. Kitab ini sebenarnya merupakan gabungan beberapa kitab. Hal itu dapat diketahui dari penulisan kalimat penutup semacam tatimmu al-kitābu bihamdillāhi wa ḥusni taufīqihi. Amin. Wa Allāhu a’lamu di bagian akhir pembahasan dan dimulai dengan kalimat pembuka lagi di bagian selanjutnya. Gaya mengakhirinya pun berbeda-beda, ada yang ditulis dengan sederhana sebagaimana tulisan lain pada umumnya, ada pula yang ditulis sedemikian rupa berbentuk segitiga piramida terbalik. Selain itu, kitab ini menggunakan gaya penulisan dan bahasa yang bervariasi, ada bahasa Arab dan juga ada bahasa lokal (Jawa). Walaupun tidak selalu, kalimat dengan menggunakan bahasa Arab biasanya ditulis dengan huruf Arab lengkap dengan syakalnya, sedangkan untuk bahasa Jawa ditulis dengan huruf Arab Pegon tanpa syakal. Demikian pula dengan gaya penulisannya. Kalimat Arab ada kalanya dilengkapi dengan makna dalam bahasa lokal, ada kalanya dilengkapi dengan keterangan tambahan dalam bahasa Arab, dan ada kalanya tanpa keduanya. Penulisan makna dalam bahasa lokal ditulis di bawah kalimat Arab, ditulis miring dari kanan atas ke kiri bawah; sedangkan penulisan penjelasan tambahan dalam bahasa Arab ditulis di atas baris kalimat Arab, miring dari kanan bawah ke arah kiri atas.

 

PDF

Published

October 9, 2023

How to cite