Ini Syi’ir Cerita dalam Kubur: 2x5 BLAS/SWG-DPR/AkhlakTasawuf/MNF02/2019
Synopsis
Naskah ini memiliki kode klasif ikasi BLAS/SWG/T/ MNF02/2019. Naskah dalam kondisi yang cukup baik dan teksnya masih bisa terbaca jelas. Sampul belakang dan penjilidan sudah terlepas. Naskah ditulis dengan tinta hitam. Ada ilustrasi gambar pada naskah, yaitu pada halaman 2 terdapat gambar 2 burung merak berhadapan dan gambar ini terletak di bagian atas syair. Naskah ini berasal dari nenek moyang Pak Nuh Fatah yang berasal dari Bugis dan diperkirakan ditulis pada abad 19. Kitab ini menerangkan saat-saat sakit hingga mati dan menyatakan masing-masing azab dan nikmat di dalamnya karena kelakuan kita di dalam dunia dan keluarnya dajjal laknatullah dan sekalian negeri ditaklukkannya di bawah perintahnya selain dari negeri Mekkah al Musarofah dan Madinatul Munawarah. Kemudian ating Imam Mahdi dengan asykar-nya berperang dengan dahsyat dan hebat melawan dajjal lalu turun Nabi Isa as membunuh dajjal serta mendirikan dan menaikkan agama junjungan kita Nabi Muhammad SAW.
Kutipan awal teks: Hai manusia jangan takabur, insafkan diri pandanglah kubur, dialah badan tempat terkubur, rusak redam seperti bubur.
Kutipan akhir teks: pergi ke darat membawa bunga, bunga anggrek di atas pagar….
2x5 | BLAS/SWG-DPR/AkhlakTasawuf/MNF02/2019 | Arab | Melayu | Puisi | 16/15 (2 kolom) | 21 x 13,5 cm | 19,5 x 10,5 cm | Daluang | - | Syek Salim bin Sa’ad bin Nabhan wa Afihi Ahmad | Muhammad Nuh Fatah | Kampung Bugis Suwung, Denpasar
Published
Categories
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.